• GoldenTin Official
  • goldentin.id
Pilihan Minuman Sehat untuk Ibu Menyusui agar Pencernaan Bayi Tetap Aman
Illustrasi: Envato

Pilihan Minuman Sehat untuk Ibu Menyusui agar Pencernaan Bayi Tetap Aman

   | 

Menyusui bukan hanya soal produksi ASI yang cukup, tapi juga kualitas ASI yang masuk ke tubuh bayi. Apa yang diminum ibu, sedikit banyak bisa memengaruhi kesehatan dan kenyamanan si kecil, termasuk pencernaannya. 

Nggak heran kalau banyak ibu menyusui bingung, “Minuman apa sih yang aman diminum biar ASI tetap berkualitas dan bayi nggak rewel karena perutnya?”

Nah, kabar baiknya, ada beberapa pilihan minuman sehat yang bukan cuma bagus buat ibu, tapi juga bantu jaga pencernaan bayi tetap aman. Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Air Putih – Minuman Utama yang Wajib Cukup

Air putih itu simpel, tapi sering diremehkan. Padahal saat menyusui, kebutuhan cairan ibu meningkat karena sebagian besar komposisi ASI adalah air. Kalau ibu kurang minum, produksi ASI bisa berkurang, bahkan bisa bikin dehidrasi.

Tipsnya : sediakan botol minum dekat tempat menyusui, jadi setiap kali menyusui bisa sambil minum air.

2. Susu Rendah Lemak

Susu bisa jadi sumber kalsium, protein, dan vitamin D yang penting buat ibu menyusui. Tapi sebaiknya pilih susu rendah lemak biar lebih ramah buat pencernaan ibu. Kandungan gizinya tetap lengkap tanpa bikin perut terasa begah.

Kalau bayi terindikasi punya sensitivitas terhadap susu sapi (misalnya muncul ruam atau kolik setelah ibu minum susu), ibu bisa coba alternatif lain seperti susu kedelai atau almond, dengan catatan tetap konsultasi ke dokter.

3. Infused Water – Segar dan Kaya Nutrisi

Bosen minum air putih terus? Infused water bisa jadi alternatif. Caranya gampang: tambahkan potongan lemon, timun, atau strawberry ke dalam air. Rasanya lebih segar, ada tambahan vitamin, dan tetap aman buat ibu menyusui.

Infused water juga bantu ibu lebih semangat minum cairan tanpa harus mengandalkan minuman manis dalam kemasan.

4. Jus Buah Segar

Jus buah segar (tanpa gula tambahan) kaya vitamin, mineral, dan serat. Buah seperti pepaya, jeruk, atau apel bisa jadi pilihan. Seratnya bagus untuk melancarkan pencernaan ibu, dan kandungan nutrisinya ikut tersalurkan lewat ASI.

Tipsnya: hindari jus kemasan yang biasanya tinggi gula dan pengawet.

5. Teh Herbal Hangat

Beberapa jenis teh herbal aman untuk ibu menyusui, misalnya teh chamomile atau teh jahe. Teh ini bisa bantu ibu lebih rileks, meredakan perut kembung, dan menghangatkan tubuh. Tapi ingat, pilih yang bebas kafein ya, karena kafein berlebihan bisa bikin bayi lebih rewel atau sulit tidur.

6. Air Kelapa Muda

Air kelapa muda alami mengandung elektrolit yang bantu cegah dehidrasi dan menjaga energi ibu. Selain itu, rasanya segar dan nggak bikin enek. Banyak ibu menyusui juga merasa lebih berenergi setelah minum air kelapa, apalagi saat cuaca panas.

7. Madu Dicampur Air Hangat

Madu alami mengandung prebiotik yang bisa mendukung bakteri baik di usus ibu, sehingga pencernaan lebih lancar. Kalau pencernaan ibu sehat, ASI pun lebih optimal. Coba campurkan satu sendok madu ke air hangat sebagai minuman sehat dan menenangkan.

Minuman yang Sebaiknya Dibatasi atau Dihindari

Selain tahu yang boleh diminum, penting juga tahu apa yang perlu dikurangi:

  • Kopi atau minuman berkafein tinggi, karena bisa memengaruhi pola tidur bayi.
  • Minuman bersoda yang tinggi gula dan gas, bisa bikin perut ibu kembung.
  • Alkohol, jelas berbahaya dan sebaiknya dihindari.

Variasi Minuman Sehat Harian untuk Ibu Menyusui

  • Pagi: Segelas infused water lemon + 1 gelas susu rendah lemak.
  • Snack pagi: Jus pepaya tanpa gula.
  • Siang: Air putih secukupnya + teh herbal hangat.
  • Sore: Smoothie buah dan sayur (misal pisang + bayam + yoghurt).
  • Malam: Air kelapa muda atau air hangat + madu.

Minuman sehat untuk ibu menyusui nggak harus mahal atau ribet. Air putih tetap jadi yang utama, Nah dengan beberapa pilihan minuman yang tepat seperti variasi diatas bisa bantu ibu tetap terhidrasi, ASI optimal, dan pencernaan bayi aman.

Dengan memperhatikan asupan cairan sehari-hari, ibu bisa mendukung tumbuh kembang bayi sekaligus menjaga energi dan kesehatan diri sendiri.